the doctor of plant

Weather Widget 2.0

Sky Watch

Kamis, 19 Februari 2009

PESAN tuk SAHABAT

sahabatku
Apakah kamu percaya persahabatan itu ada?
Bagaimana persahabatan itu ada?
Sebuah kebutuhan ataukah takdir kamu bisa menjadi sahabatku?
Kenapa pergi?
Kenapa membuat suatu perubahan terhadap persahabatan qta?
Tidak cukupkah dengan jarak qta yang semakin jauh?
Kenapa harus mengecewakan q sedalam ini tentang arti sebuah sahabat?
Bukankah kamu yang membuatku percaya?
Atau mungkin kamu sudah lupa dengan semua kalimat indah yang pernah terucap?
Ya.. kamu pernah mengatakan qta sahabat walau apapun keadaan qta…Sahabatku maafkan aku atas semua kekuranganku Maaf aku pernah marah pada mu..Mungkin sudah seharusnya aku menerima takdirku..Bahwa aku ternyata bukan sahabatmu Dan mungkin tidak cukup baik untuk singgah dihidupmu..

SAHABAT PASIR

ehm…waktu sudah berhasil membangun tembok pemisah beberapa hari yang lalu yang terlihat baru pondasi tapi kini, tembok besar berdiri dengan angkuh
ehm…sahabat sadarkah bahwa kami tak lagi bisa memandangmu karena kamu berada di balik tembok itu sahabat…beberapa hari yang lalu aku dengar bisikan angin“waktu akan membangun tembok buat kami”
sahabat saat kau sadar akan hal itu........, tapi terlambat…saat ini ketika sebuah benteng telah berdiri kokohaku berusaha menghancurkannya dengan sebuah kerikil tapi usaha itu hanya sia-sia dan tidak berhasil
dan walaupun kau mencoba menggali walau mustahil dan jikalau berhasil kau akan mati tertimpa dibawahnya lalu selamat tinggal buat sahabat karena mungkin engkau hanya menganggap kita seperti pasir bertaburan dan mudah hilang

UNTUK SAHABATKU

sahabatsahabatku………seberat apapun masalahmusekelam apapun beban hidupmujangan pernah berlari darinyaataupun bersembunyiagar kau tak akan bertemu dengannyaatau agar kau bisa menghindar darinyakarena sahabat…..seberapa jauhpun kau berlaridan sedalam apapun kau bersembunyidia pasti akan menemuimudalam sebuah episode kehidupanmusahabatku……alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapangpersilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hatidan mengkilapnya lantai nuranimuhadapi ia dengan senyum seterang mentari pagiajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaranditambah sedikit penganan keteguhansahabat…….dengan begitusepulangnya ia dari rumahmuakan kau dapatidirimu menjadi sosok yang tegardalam semua keadaandan kau pun akan mampu dan lebih beraniuntuk melewati lagi deraan kehidupandan yakinlah sahabat……..kaupun akan semakin bisa bertahankala badai cobaan itu menghantam

Daftar Blog Saya